Skip to main content

Jadi Mikir :-/

*I've promised no talking about married*

Celotehan di postingan sebelumnya. Karena malam ini saya lagi acak-acakan. Oh iya, tadi saya makan rendang loh di sekre sama Teh Ela, Riri, Restu, Vira, Nini, Iyan. Ketemu Yuni, Nimas, Nia, Chantik. Yeah, agregasi Protagonis. Haha.

Tadinya  malam ini mau rekap data tesis A Indra, tiba-tiba ngerasa jenuh baru rekaman pertama. Geje gitu. Mau revisi BAB 2, no mood, sorry. Mau bikin resume, emmh ya bikin resume aja deh. Sudah posting ini saya akan membuat resume. Karena kalau nggak bikin resume pilihan lainnya adalah saya baca Manga atau youtube-an. Itu sungguh tidak produktif, kawan-kawan.

Sorry basa-basi nggak keren. Cuma keingetan obrolan kemarin sore dengan seorang teman di FH Unpad.

Teman     : Sarah kapan nikah? 
Saya        : Enggak tahun ini kayaknya, Teh. 
Teman     : Kenapa? Bukannya udah ditanyain terus sama adik kamu. 
Saya        : Aah, dia mah seneng godain kakaknya.
Teman     : Eh, teman saya aja ada yang nanyain nomor Sarah. Tapi nggak saya kasih, soalnya saya tahu lah dia gimana, Sarah gimana. Nggak akan nyambung. 
Saya        : *mengerutkan kening* 
Teman     : Maksud saya tuh, gimana ya. Sarah tuh orangnya kan pemikir, beda lah sama dia. 
Sarah       : Emang iya ya? *tiba2 tidak mengenali diri sendiri*
Sejak kecil saya orangnya emang mikir, apa-apa dipikirin sambil mengerutkan kening sampai disebut 'tukang kerung', gampang kepikiran, senang pelajaran berpikir daripada menghapal, dikit-dikit dipikirin, mikir ininya, mikir itunya. Lalu kalau saya tipe pemikir kenapa .... -_-" Jadi mikir :-/

Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Ragam Budaya Indonesia Terhadap Kesehatan

SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI INDONESIA

Perjalanan dan Renungan Tentang Spiritual

Siang ini hectic. Ceritanya saya ngejar UP bulan ini tapi bimbingan aja jarang. Susah emang kalau nggak punya motivasi hidup terikat orang lain, menemui dosen pembimbing aja mengumpulkan niatnya harus jungkir balik dulu. It's time to regret. Besok pengumpulan draft tapi saya masih nguwel-nguwel proposal.

Kalau besok bisa bimbingan sama Pak Iyus, kayaknya saya bisa UP bulan ini. Kalau nggak, see you in April kayaknya.
Seperti biasa, saya keluar dari perpustakaan jam 4 sore. Nyimpen draft di meja Pak Iyus sama Pak Irman, lalu pulang jalan kaki. Karena sendirian, sepanjang perjalanan saya melamun, eh merenung. Saya akan memasukan nama Dewi Lestari dan Reza Gunawan di skripsi saya, karena karya merekalah saya membuat judul skripsi seperti ini.
Dewi terlahir sebagai Nasrani. Menjelang dewasa, dia mempertanyakan Tuhan. Saking hausnya dengan informasi mengenai Tuhan, dia mempelajari semua agama. Dalam satu hari Dewi bisa menghabiskan tiga buku tentang agama. Dari pengalaman spiritual ya…