Search This Blog

Mari Nyampah~

Setelah gamang antara ingin mengisi tumblr atau blogspot, dan juga gamang menulis di blogspot lalu dihapus lagi setelah selesai menulis, akhirnysa saya sadar bahwa hal itu membuat saya berhenti menulis.

Sekarang ketika saya masih sebagai bagian dari BEM, rasanya saya harus hati-hati setiap saya menulis sesuatu di media sosial. Bukan hanya karena tulisan saya sampah, tapi karena terkadang tulisan saya di blogspot ini dikomentari orang. Dikira saya peduli.

Tiga postingan yang saya tulis baru-baru ini lalu langsung saya hapus. Saya akui bahwa saya masih tidak bisa menguasai diri ketiks menulis. Semua yang saya fikirkan saya tulis tanpa difilter. Kadang difilter sih kalau lagi baik.

Dan ... rasanya rugi tidak pernah menulis lagi. Karena otak saya jadi karatan ketika menulis. Karatan banget.

Jadi, oke, saya akan menulis dengan menulikan diri. Atau menulis tapi disimpan di draft. Toh kebiasaan menulis dan disimpan di draft sudah saya lakukan dari dulu. Ayo mulai menyampah, membuang semua sisa-sisa cerita kehidupan yang sudah tidak bisa ditampung tubuh. Menyimpannya dan mengambil ampas kebermanfaatan dan ... saya sudah harus berangkat ke cicalengka bareng a riki sekarang. see ya :p.

0 komentar:



Post a Comment

Jika tidak memiliki akun di google, wordpress, dan yang lainnya, bisa menggunakan anonymous.