Skip to main content

Mahasiswa Unpad Gelar Aksi Peringati Hari Ibu

[Unpad.ac.id, 22/12] Pagi ini, Kamis (22/12) mahasiswa Unpad melakukan aksi memperingati Hari Ibu di Gerbang Selatan Kampus Unpad Jatinangor. Mereka terdiri dari anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM Kema) Unpad, Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Kema Unpad, dan BPM dari sejumlah fakultas di lingkungan Unpad. Aksi ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap peran penting dari seorang Ibu.


Seorang mahasiswa memberikan kue kepada seorang ibu pada peringatan hari Ibu di kampus Unpad, Jatinangor. *
Salah satu kegiatan yang dilakukan pada hari ini adalah pembagian kue terhadap para pegawai perempuan di lingkungan Unpad. Pemberian kue ini dilakukan sebagai simbol kepedulian kepada para ibu yang ikut bekerja membanting tulang demi membesarkan anaknya.

Selain itu, acara juga diisi dengan orasi mengenai Ibu, pembagian leaflet kepada mahasiswa Unpad yang sedang melintas di Gerbang Selatan Kampus Unpad Jatinangor, dan kegiatan “Tulis Ungkapanmu” dengan menggelar selembar kain besar untuk ditulis oleh mahasiswa Unpad. Tulisan-tulisan tersebut berupa curahan para mahasiswa Unpad kepada ibu mereka.

“Harapan yang ingin didapatkan dari kegiatan ini adalah untuk menjadi pengingat kepada mahasiswa Unpad tentang peringatan hari Ibu serta menjadikan hari Ibu sebagai momentum kepada mahasiswa untuk membahagiakan orang tua,” ucap Menkosospol BEM Kema Unpad, Irfan Maulana.

Dalam rilisnya disampaikan bahwa melalui kegiatan positif yang diadakan oleh segenap keluarga mahasiswa Unpad dalam memperingati Hari Ibu ini dapat menjadi momentum yang berarti untuk persembahan kita kepada para ibu di tanah air.*

Rilis oleh: BEM Kema Unpad / art

Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Ragam Budaya Indonesia Terhadap Kesehatan

SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI INDONESIA

Perjalanan dan Renungan Tentang Spiritual

Siang ini hectic. Ceritanya saya ngejar UP bulan ini tapi bimbingan aja jarang. Susah emang kalau nggak punya motivasi hidup terikat orang lain, menemui dosen pembimbing aja mengumpulkan niatnya harus jungkir balik dulu. It's time to regret. Besok pengumpulan draft tapi saya masih nguwel-nguwel proposal.

Kalau besok bisa bimbingan sama Pak Iyus, kayaknya saya bisa UP bulan ini. Kalau nggak, see you in April kayaknya.
Seperti biasa, saya keluar dari perpustakaan jam 4 sore. Nyimpen draft di meja Pak Iyus sama Pak Irman, lalu pulang jalan kaki. Karena sendirian, sepanjang perjalanan saya melamun, eh merenung. Saya akan memasukan nama Dewi Lestari dan Reza Gunawan di skripsi saya, karena karya merekalah saya membuat judul skripsi seperti ini.
Dewi terlahir sebagai Nasrani. Menjelang dewasa, dia mempertanyakan Tuhan. Saking hausnya dengan informasi mengenai Tuhan, dia mempelajari semua agama. Dalam satu hari Dewi bisa menghabiskan tiga buku tentang agama. Dari pengalaman spiritual ya…