Skip to main content

Dari Raval ke Raval ...


Raval pertama, bentrok dengan kegiatan Himi Persis
Raval kedua, bentrok dengan kegiatan Rohis QA

Raval pertama, saya bolak-balik Fikom-Sukahati
Raval kedua, saya bolak-balik Bale-Fkep

Raval pertama, hanya ada saya, Teh Fae, dan Haerul
Raval kedua, keberadaan Haerul diganti Teh Nida

Raval pertama, banyak orang melihat saya menangis
Raval kedua, saya melihat banyak orang menangis

Dari raval ke raval, saya belajar banyak kejadian
Dari raval ke raval, banyak kejadian dengan sejuta hikmah
Dari raval ke raval, sejuta hikmah akan selalu mengabadi

Kamar Mahasiswa, 22 Oktober 2011

Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Ragam Budaya Indonesia Terhadap Kesehatan

SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI INDONESIA

Perjalanan dan Renungan Tentang Spiritual

Siang ini hectic. Ceritanya saya ngejar UP bulan ini tapi bimbingan aja jarang. Susah emang kalau nggak punya motivasi hidup terikat orang lain, menemui dosen pembimbing aja mengumpulkan niatnya harus jungkir balik dulu. It's time to regret. Besok pengumpulan draft tapi saya masih nguwel-nguwel proposal.

Kalau besok bisa bimbingan sama Pak Iyus, kayaknya saya bisa UP bulan ini. Kalau nggak, see you in April kayaknya.
Seperti biasa, saya keluar dari perpustakaan jam 4 sore. Nyimpen draft di meja Pak Iyus sama Pak Irman, lalu pulang jalan kaki. Karena sendirian, sepanjang perjalanan saya melamun, eh merenung. Saya akan memasukan nama Dewi Lestari dan Reza Gunawan di skripsi saya, karena karya merekalah saya membuat judul skripsi seperti ini.
Dewi terlahir sebagai Nasrani. Menjelang dewasa, dia mempertanyakan Tuhan. Saking hausnya dengan informasi mengenai Tuhan, dia mempelajari semua agama. Dalam satu hari Dewi bisa menghabiskan tiga buku tentang agama. Dari pengalaman spiritual ya…