Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2011

Meringis Hingga Menangis (Tragedi Iqbal Sabaruddin; 28 Okt'11)

Malam ini saya baru pulang latihan nasyid "Shoutul QA". Gila lah tangan saya pegal abis. Belum lagi saya dipusingkan dengan ulah Bu Dyah, anggota DPR RI yang besok mau ngisi seminar di Fkep dan kebetulan sayalah moderator beliau.
Malam-malam saya di-SMS ketua Himi Persis Unpad, isinya kurang lebih meminta doa agar Ketua Hima Persis PE Jawa Barat segera diebaskan dan keluarga Hima Persis akan melakukan aksi.

Yang terlintas pertama kali di benak saya adalah, "Apa coba??"
Maklum lah, hari itu saya sibuk praktikum, reporting, latihan musik, ngurusin Bu Dyah, dan tektekbengek semelekte kegiatan kampus lainnya. Hingga ketika pulang saya membuka FB dan murudullah pemberitahuan dari grup Keluarga Besar Persis Unpad mengenai kejadian Kang Iqbal Sabaruddin yang nyelonong di depan Wapres dan menunjukan poster berjudul, Sumpah Serapah 28 Oktober 2011.

Saya meringis hingga menangis saat membaca kronologis kejadian tersebut, apalagi dengan foto-foto yang sangat tidak manusiawi. J…

Terkenang Mata Kuliah Immunology dan Hematology 2

Hari ini ada sosiometri. Kita diminta untuk menilai teman sendiri dalam SGD (Small Group Discussion). Penilaian tersebut meliputi keterampilan berkomunikasi, keaktifan, keterampilan mengumpulkan materi, tingkat pengetahuan, dan keahlian bekerja sama. Saya harus menilai kesepuluh teman saya yang lainnya dan saya memberi mereka nilai yang besar-besar, setidaknya ada yang saya kasih nilai 90.

Jadi Notulensi di Rakornas BEM SI ^,^

Minguu, 2 Oktober 2011             Jam setengah 6 pagi HP saya sudah bergetar rame. Dua kali telpon dari Teh Fae ga keangkat, saya heran ada apa Teh Fae pagi begini nelpon. Ada dua jadwal yang saya batalkan hari ini, pertama adalah seminar Myelin 3 dan yang kedua adalah pernikahan Yani, teman Tsanawiyyah saya. Saya sengaja membatalkan keduanya karena entah kenapa saya merasa perlu istirahat, maklum lah seminggu saya ikut keliling fakultas untuk acara Koma dan akhirnya selalu pulang Magrib, saya ngerasa bahagia aja rasanya bisa full satu hari di rumah. Jadi, ada apa Teh Fae menelpon?

Selembar Kertas yang Tak Berat

Memo ... 19 Agustus 2011
Amanah itu abstrak, namun harus digenggam. Saya mengingat kata-kata itu ketika Kang Daniel (Ketua Rohis Fkep 2010) lepas jabatan dan ada yang menuliskan kalimat tersebut di fesbuk Rohis QA. Beberapa waktu terakhir saat hape saya rusak dan akhirnya malah hilang dicuri siluman moh toha, amanah-amanah saya makin terasa abstrak saja. Saya jadi bingung mau kemana, mau ngapain, atau mau nemuin siapa. Bukannya saya ga mau beli hape lagi, tapi uang dari mana? Simpanan uang saya terlalu berharga untuk hanya beli hape (terlalu berharga apa terlalu sedikit ya? Whatever). Seperti yang terjadi hari itu, saya keliling Unpad cari orang tanpa hape.

Kunjungan SMA Binus ke Unpad Kampus Jatinangor

Dagri: Dialog Umum Jaring Aspirasi Untuk Rektor

Mejeng Bareng Sopir Angkot

Malem tadi saya mejeng lama di pinggir jalan bareng tukang angkot. Bukan karena lagi wawancara ga jelas, tapi ada insiden ongkos ga jelas. Sumpah deh, dulu saya suka heran kalau ibu saya selalu cerewet dalam hal tawar menawar meski hanya 1000 perak, tapi ternyata itu terjadi sama saya. Untungnya saat itu saya adalah penumpang terakhir, jadi kami bebas teriak-teriak pinggir jalan kaya baru nelen TOA mesjid.

Seperti Bermain Musik

Sepertinya sekarang saya sedang jenuh-jenuhnya dengan segala hal. Entah apapun itu, organisasi, kuliah, keluarga, persahabatan. Sepertinya saya tengah ingin menarik diri dari sesuatu. Padahal itulah yang membuat saya hidup.
Bisa dibilang sekarang saya lagi lebay, memang biasanya saya lebay kan. Tapi asli, otak saya ga tahu gimana kerjanya sekarang. Stuck abis lah!